Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar

Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar
Selamat Datang di Website Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar
Satria Multimedia

Hipertensi

 HIPERTENSI

Penulis : Rusdiana HM, SKM., MPH

Hipertensi atau yang lebih di kenal dengan sebutan penyakit darah tinggi adalah suatu keadaan dimana tekanan darah seseorang berada diatas normal atau optimal yaitu 120 mmHg untuk diastolik. Penyakit ini dikategorikan sebagai The Silent Disease karena penderita tidak mengetahui dirinya mengidap hipertensi sebelum memeriksakan darahnya. Hipertensi yang terjadi dalam jangka waktu lama dan terus menerus bisa memicu stroke, serangan jantung dan merupakan penyebab utama gagal ginjal kronik (Purnomo, 2009).

Penyebab Hipertensi

-          Sering mengkonsumsi makanan dengan kadar garam tinggi

Jarang olahraga

-          Sering makan gorengan

-          Sering mengkonsumsi makanan siap saji

-          Jarang minum air putih

-          Sering merokok, minum alkohol dan minuman soda

-          Mempunyai riwayat keturunan

-          Bertambahnya usia

-          Waktu makan yang tidak teratur

Gejala Hipertensi

Hipertensi dapat diketahui dengan mengukur tekanan darah menggunakan alat khusus seperti Tensimeter, alat tersebut dapat mengetahui tekanan darah yang di miliki seseorang. Selain itu tekanan darah tinggi dapat diketahui dengan merasakan beberapa gejala  antara lain :

-          Pusing

-          Jantung berdebar-debar

-          Mudah lelah

-          Penglihatan kabur

-          Sesak napas

-          Telinga berdengung

-          Kesemutan

-          Emosi yang tinggi (mudah marah tanpa sebab yang jelas)

-          Mimisan

-          Mual dan muntah

                Apabila merasakan beberapa gejala tersebut diatas, maka segera lakukan pengukuran tekanan darah ke fasilitas kesehatan untuk memastikan menderita hipertensi atau tidak.

 


 

Pencegahan

Upaya pencegahan dapat juga dilakukan dengan cara :

-          Olahraga

-          Menjaga asupan dan pola makanan

Makanan sebaiknya tidak menggunakan banyak garam, banyak minyak jenuh seperti kelapa dan juga banyak gula serta menjaga pola makan yang baik agar tidak mengalami obesitas/kegemukan.

-          Meningkatkan konsumsi buah, sayur dan padi-padian

-          Tidak merokok dan mengkonsumsi alkohol

-          Hindari stress

Cara Mengatasi Hipertensi

Saat ini tersedia beberapa golongan obat yang secara keseluruhan disebut obat anthihipertensi. Resiko kardiovaskuler (termasuk resikok infark miokard dan stroke) dan hasil pemeriksaaan tekanan darah menjadi pertimbangan ketika meresepkan obat. Jika pengobatan dimulai, Sevent Joint National Committee on high Blood Pressure (JNC-7) dari National Heart, Lung, and Blood Institute menyarankan agar dokter memonitor respons pasien terhadap pengobatan serta menilai apakah terjadi efek samping akibat obat yang digunakan.

Selain pengobatan secara medis, mengatasi hipertensi juga dapat dilakukan secara tradisional seperti mengkonsumsi :

-          Jus belimbing

Sebaiknya jangan menggunakan gula, susu atau pemanis buatan

-          Daun Seledri

-          Buah mengkudu

-          Daun sirsak

Daun sirsak di rebus hingga matang, saring airnya lalu minum secara rutin dan teratur.

Menurut Kepala Bidang  Program Penanggulangan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Bapak dr. H. Tofik Norman Hidayat, dalam penanggulangan penyakit hipertensi Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar melaksanakan program Posbindu  (Pos Pembinaan Terpadu) dan posyandu Lansia (Pos Pelayanan Terpadu Lanjut Usia) yang ada disetiap puskesmas yang memberikan pelayanan terhadap penyakit tidak menular diantaranya hipertensi.

Dalam pelayanan Posbindu dilakukan monitoring dan deteksi dini factor resiko penyakit tidak menular seperti merokok, obesitas, stress dan lain-lain serta menindaklanjuti secara dini faktor resiko yang ditemukan melalui konseling kesehatan dan segera merujuknya ke fasilitas kesehatan.  Posyandu Lansia dilakukan pelayanan kesehatan meliputi kesehatan fisik dan mental emosional khusus untuk masyarakat kelompok usia lanjut.

Semoga artikel tentang hipertensi bisa menjadi informasi dan bermanfaat untuk kita semua. Lakukan pola hidup sehat untuk mencegah berbagai penyakit berbahaya.

 

REFERENSI

Chobanian AV, Bakris GL, Black HR et al. (2003), “Seventh report of the join national committee on prevention, detection,evaluation,and treatment of high blood pressure”  id.wikipedia.org/wiki/tekanan_darah_tinggi

Purnomo, H., (2009), Pencegahan dan Pengobatan  penyekit yang paling mematikan, Buana Pustaka, Yogyakarta