Berita Dinkes Kabupaten Banjar

Penyuntikan Vaksin Covid-19 dari Sinovac

Kedatangan Vaksin Covid-19 dari Sinovac di Indonesia telah terlaksana, tentunya itu merupakan upaya yang di lakukan pemerintah untuk mencegah penularan virus Covid-19 lebih meluas, Vaksin yang di impor dari negeri tiongkok ini telah di lakukan uji klinis dengan beberapa tahapan dan mendapat izin edar dari BPOM juga dari MUI, sehingga Vaksin ini layak di berikan kepada masyarakat Indonesia, tak terkecuali di Kalimantan Selatan Kabupaten Banjar vaksin sudah mulai diberikan khususnya kepada para Nakes yang berada di wilayah Kabupaten Banjar. Beberapa hari yang lalu penyuntikan tahap kedua telah di lakukan yang di tandai di suntiknya kembali pa Sekda Banjar Bapak M. Hilman, kemudian Perwakilan dari Polres Banjar yaitu Bapak Wakapolres Banjar, Kepala Dinas Kesehatan Kab. Banjar dan Jajaran

Puncak HKN ke 56 Provinsi Kal-Sel Nakes Teladan/Berprestasi Kabupaten Banjar ber Jaya!

Peringatan Puncak HKN ke 56 di Provinsi Kalimantan Selatan dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 25 November 2020 bertempat di beberapa tempat secara daring, karena masih suasana Pandemi Covid-19, salah satu tempat pelaksanaan peringatan puncak HKN ini adalah di Aula Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, yang di hadiri oleh para penerima penghargaan Para tenaga Kesehatan Teladan/berprestasi Se-Kalimantan Selatan salah satu Kabupaten/Kota yang beruntung menerima penghargaan yaitu Kabupaten Banjar dari 6 Kabupaten/Kota yang berhadir dengan 5 Nakes yang mendapatkan penghargaan yaitu Juara 1 satu orang, Juara 2 Satu orang, dan 3 orang juara 1 orang, dengan begitu Kabupaten Banjar untuk tahun 2020 ini mendapatkan kategori yang cukup banyak. Dalam rangkaian acara tersebut penghargaan langsung di serahkan oleh kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan yaitu Bapak Bapak Dr. H. Muhammad muslim, S.Pd, M.Kes.

Puncak HKN (Hari Kesehatan Nasional) Ke 56 di Kabupaten Banjar

Bertempat di Mahligai Sultan Adam/Pendopo Bupati Banjar di gelar acara puncak Kegiatan Hari Kesehatan Nasional ke-56 di Kabupaten Banjar pada hari kamis tanggal 12 November 2020, masih di suasana pandemi Covid-19 hari peringatan tersebut tetap di laksanakan meskipun secara sederhana dengan mengedepankan protokol kesehatan, tetap jaga jarak, cuci tangan, dan menggunakan masker. Acara yang di […]

Bertempat di gedung Guest House Sultan Sulaiman dilaksanakan Pelatihan Petugas Karantina Khusus Covid 19

acara yang di buka langsung oleh Kadinkes Kabupaten Banjar Bapak dr. H. Diauddin, M.Kes juga di hadiri dari unsur Para Seksi dan Kabid ,Serta Staf Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, dari unsur TNI dan Polri Juga turut serta dalam kegiatan tersebut.
Dalam kegiatan ini di dampingi langsung oleh pengelola karantina provinsi :
dr. Sapril
dr. Prategrini Purwendahsricahyaprihatin Sucifaalinda
dr. Hendra Agus Setiawan, Sp. P
dr. Syafitri Yuliani, Sp. PD
Zhulfikri Budianto, M.Psi
Yang mana sekaligus simulasi penerimaan pasien karantina

Jum’at Barokah di Mesjid Agung Al Karomah Martapura

Tidak mengerjakan salat Jumat 3 kali secara berturut-turut di wilayah yang terdampak pandemi virus corona COVID-19 seperti saat ini adalah tidak masalah, dengan catatan menggantinya dengan salat zuhur. Dalam Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 14 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Ibadah dalam Situasi Terjadi Wabah COVID-19, terdapat ketentuan hukum untuk orang sehat dan orang yang belum diketahui terpapar COVID-19 atau tidak.
Pertama, jika orang tersebut ada dalam kawasan yang potensi penularannya tinggi atau sangat tinggi berdasarkan ketetapan pihak yang berwenang, maka ia boleh meninggalkan salat Jumat. Sebagai ganti, ia melakukan shalat zuhur di tempat kediaman. Kedua, jika orang tersebut ada di kawasan yang potensi penularannya rendah berdasarkan ketetapan pihak yang berwenang maka ia tetap wajib menjalankan kewajiban ibadah sebagaimana biasa. Selain itu, ia wajib menjaga diri agar tidak terpapar COVID-19. Dalam konteks penyelenggaraan salat Jumat, terdapat dua kriteria terkait pandemi virus corona COVID-19, Pertama, jika penyebaran COVID-19 tidak terkendali di suatu kawasan yang mengancam jiwa, umat Islam tidak boleh menyelenggarakan salat jumat di kawasan tersebut sampai keadaan menjadi normal kembali.
Syukur Alhamdulillah di ucapkan Kepada Allah SWT Tuhan Semesta alam sholawat dan salam kita haturkan kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW, pemerintah telah mengumumkan agar kegiatan-kegiatan umum sudah mulai di buka, sperti Mesjid sebagai tempat ibadah, dan itu berarti mesjid kebanggaan urang Martapura pun kembali di buka untuk ibadah sholat jum’at, namun tetap berdasarkan tata aturan protokoler Kesehatan Covid-19. Karena angka penularan Virus Corona ini masih cukup tinggi di wilayah Kalimantan Selatan khususnya di Kabupaten Banjar.
Pengaturan shaf sholat Jum’at pun diatur sesuai Protokol Kesehatan di Mesjid Agung Al-Karomah Martapura oleh Tim Dinas Kesehatan Kab. Banjar dan juga sambutan dan arahan oleh Kadinkes Banjar dr. H. Diauddin kepada masyarakat yang melaksanakan Sholat Jum’at.

Pertemuan Upaya Penanganan Stunting di Kab. Banjar di Era Pandemi Covid-19

Tanggal 17 Juni 2020 bertempat di hotel Fave Banjarbaru, dilaksanakan Kegiatan pertemuan Upaya penanganan Stunting di Kab. Banjar di masa Pademi Covid-19, pertemuan tersebut tetap dilaksanakan berdasarkan protokoler kesehatan Covid-19. Adapun Maksud dan tujuan dari kegiatan ini adalah mengevaluasi kegiatan pembinaan gizi dalam penanganan stunting, secara cepat, teratur dan berkelanjutan melalui aplikasi e-PPBGM, pertemuan surveilens dan pemutakhiran data stunting melalui aplikasi e-PPBGM di masa pandemi Covid-19 ini, merupakan kegiatan pengamatan kondisi gizi bayi dan balita di Kabupaten Banjar. Data hasil pengamatan ini merupakan dasar bagi pengambil kebijakan dalam penyusunan strategi kedepan dalam upaya penurunan angka stunting di Kabupaten Banjar.
Adapun peserta yang hadir pada saat kegiatan ini adalah Kabid Kesmas Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, Kasi Kesga & Gizi Dinkes Kab. Banjar, pengelola program gizi Dinkes Kab. Banjar, pengelola program gizi 24 UPT. Puskesmas Se Kabupaten Banjar, Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan sebagai Nara Sumber, Kader Posyandu.

Kecamatan Peduli di tengah Pandemi Covid-19

Pemerintah Kabupaten Banjar Melalui Camat Cintapuri Darussalam dan karyawan kecamatan Cintapuri Darussalam menyerahkan bantuan sosial kepada warga yg positif swab dan pasca bersalin menjalani karantina mandiri di rumahnya, rabu 17 juni 2020.

Penanganan stunting melalui program Skrining Hypotiroid Kongenital (SHK) sekaligus sosialisasi protokol pelayanan ibu dan bayi baru lahit di era Pandemi COVID-19 di Kabupaten Banjar

Kegiatan pertemuan Sosialisasi Penanganan stunting melalui program Skrining Hypotiroid Kongenital (SHK) sekaligus sosialisasi protokol pelayanan ibu dan bayi baru lahir di era Pandemi COVID-19 di Kabupaten Banjar yang dilaksanakan di Hotel Fave Hotel pada hari Kamis, 4 Juni 2020 dilaksanakan oleh bidang Kesmas Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar. Dalam kegiatan ini peserta maupun pemateri menerapkan protokol wabah COVID-19 dengan aturan physical distancing serta menggunakan masker. Kegiatan pertemuan ini peserta berasal dari perwakilan Bidan Puskesmas Se-Kabupaten Banjar seluruh peserta
Hypotiroid kongenital adalah kondisi kekurangan hormon thyroid pada bayi baru lahir. Hormon thyroid berfungsi untuk mengatur produksi panas tubuh, dan berperan penting dalam proses metabolisme, pertumbuhan tulang, kerja jantung, syaraf serta pertumbuhan dan perkembangan otak. Kekurangan hormon ini akan mengakibatkan hambatan pertumbuhan (cebol) dan keterbelakangan mental. Tanda dan gejala kekurangan hormon ini pada bayi baru lahir seringkali tidak jelas sehingga diagnosis secara klinis sulit ditegakkan.
Skrining Hypotiroid Kongenital (SHK) adalah sebagai salah satu upaya dalam penurunan kasus stunting dengan melakukan penemuan dan pengobatan dini terhadap kelainan ini. Dalam kegiatan ini juga disampaikan protokol pelayanan ibu dan bayi baru lahir di saat ko. Penemuan kasus COVID-19 dilakukan pada ibu hamil di usia kehamilan 37 minggu atau lebih menjelang persalinan agar dapat direncanakan persalinan yang tepat sesuai kondisi ibu dan bayi.

Gowes Puskesmas Martapura 2 Peduli Corona

Pandemi Corona enggan pergi, seperti betah tak mau pulang, lonjakan pertambahan pasien positif di Kal-Sel pun terus bertambah, padahal usaha dan doa terus di lakukan untuk memutus rantai penyebaran virus Covid-19 ini. Kita semua berharap bukan hanya tenaga kesehatan yang berkomitmen untuk terus memerangi virus ini, namun semua komponen masyarakat baik ulama, umara semua bersatu padu dengan niat yang tulus, terus bergerak untuk keadaan masnyarakat Banua nan sehat. Puskesmas Martapura 2 beserta jajarannya, bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, Camat Martapura Kota, Polsek Martapura melaksanakan Gowes Keliling peduli Corona dengan aksi membagikan 50 buah Masker dan bingkisan bagi masyarakat yang kurang mampu tedampak wabah Virus Covid-19, dengan rute perjalanan, desa Keraton, Pasayangan, Tungkaran, dan Sungai Sipai, yang dilaksanakan pada hari Sabtu 06 Juni 2020.

Pertemuan Sosialisasi Kesehatan Olahraga, Sehat, Bugar, Produktif pada Masa Pandemi COVID-19

Bertempat di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, pada hari rabu tanggal 03 Juni 2020 dilaksanakan kegiatan pertemuan sosialisasi kesehatan olahraga pada masa pandemi covid-19 dengan tujuan meningkatkan pengetahuan petugas pengelola program kesehatan olahraga tentang aktifitas fisik selama masa pandemi covid-19 ini. Adapun kegiatan ini berlangsung dengan diawali dengan senam bersama dengan petugas PSC 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar di halaman kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, kemudian di sampaikan materi yang diharapklan agar dapat diterapkan program aktifitas fisik yang berkesinambungan di Puskesmas dan di desa. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan sistem imun petugas puskesmas dan masyarakat Kabupaten Banjar, terutama dlaam menangkal penyakit Virus Covid-19.
Dalam kegiatan ini yang berhadir adalah Kabid Kesmas Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, Kasi PL Dinkes Banjar, Pengelola program kesehatan olahraga Dinkes Kabupten Banjar, pengelola program kesehatan olahraga puskesmas se-Kabupaten Banjar, dan dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan sebagai pemateri.