Berita Dinkes Kabupaten Banjar

Bertempat di gedung Guest House Sultan Sulaiman dilaksanakan Pelatihan Petugas Karantina Khusus Covid 19

acara yang di buka langsung oleh Kadinkes Kabupaten Banjar Bapak dr. H. Diauddin, M.Kes juga di hadiri dari unsur Para Seksi dan Kabid ,Serta Staf Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, dari unsur TNI dan Polri Juga turut serta dalam kegiatan tersebut.
Dalam kegiatan ini di dampingi langsung oleh pengelola karantina provinsi :
dr. Sapril
dr. Prategrini Purwendahsricahyaprihatin Sucifaalinda
dr. Hendra Agus Setiawan, Sp. P
dr. Syafitri Yuliani, Sp. PD
Zhulfikri Budianto, M.Psi
Yang mana sekaligus simulasi penerimaan pasien karantina

Jum’at Barokah di Mesjid Agung Al Karomah Martapura

Tidak mengerjakan salat Jumat 3 kali secara berturut-turut di wilayah yang terdampak pandemi virus corona COVID-19 seperti saat ini adalah tidak masalah, dengan catatan menggantinya dengan salat zuhur. Dalam Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 14 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Ibadah dalam Situasi Terjadi Wabah COVID-19, terdapat ketentuan hukum untuk orang sehat dan orang yang belum diketahui terpapar COVID-19 atau tidak.
Pertama, jika orang tersebut ada dalam kawasan yang potensi penularannya tinggi atau sangat tinggi berdasarkan ketetapan pihak yang berwenang, maka ia boleh meninggalkan salat Jumat. Sebagai ganti, ia melakukan shalat zuhur di tempat kediaman. Kedua, jika orang tersebut ada di kawasan yang potensi penularannya rendah berdasarkan ketetapan pihak yang berwenang maka ia tetap wajib menjalankan kewajiban ibadah sebagaimana biasa. Selain itu, ia wajib menjaga diri agar tidak terpapar COVID-19. Dalam konteks penyelenggaraan salat Jumat, terdapat dua kriteria terkait pandemi virus corona COVID-19, Pertama, jika penyebaran COVID-19 tidak terkendali di suatu kawasan yang mengancam jiwa, umat Islam tidak boleh menyelenggarakan salat jumat di kawasan tersebut sampai keadaan menjadi normal kembali.
Syukur Alhamdulillah di ucapkan Kepada Allah SWT Tuhan Semesta alam sholawat dan salam kita haturkan kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW, pemerintah telah mengumumkan agar kegiatan-kegiatan umum sudah mulai di buka, sperti Mesjid sebagai tempat ibadah, dan itu berarti mesjid kebanggaan urang Martapura pun kembali di buka untuk ibadah sholat jum’at, namun tetap berdasarkan tata aturan protokoler Kesehatan Covid-19. Karena angka penularan Virus Corona ini masih cukup tinggi di wilayah Kalimantan Selatan khususnya di Kabupaten Banjar.
Pengaturan shaf sholat Jum’at pun diatur sesuai Protokol Kesehatan di Mesjid Agung Al-Karomah Martapura oleh Tim Dinas Kesehatan Kab. Banjar dan juga sambutan dan arahan oleh Kadinkes Banjar dr. H. Diauddin kepada masyarakat yang melaksanakan Sholat Jum’at.

Pertemuan Upaya Penanganan Stunting di Kab. Banjar di Era Pandemi Covid-19

Tanggal 17 Juni 2020 bertempat di hotel Fave Banjarbaru, dilaksanakan Kegiatan pertemuan Upaya penanganan Stunting di Kab. Banjar di masa Pademi Covid-19, pertemuan tersebut tetap dilaksanakan berdasarkan protokoler kesehatan Covid-19. Adapun Maksud dan tujuan dari kegiatan ini adalah mengevaluasi kegiatan pembinaan gizi dalam penanganan stunting, secara cepat, teratur dan berkelanjutan melalui aplikasi e-PPBGM, pertemuan surveilens dan pemutakhiran data stunting melalui aplikasi e-PPBGM di masa pandemi Covid-19 ini, merupakan kegiatan pengamatan kondisi gizi bayi dan balita di Kabupaten Banjar. Data hasil pengamatan ini merupakan dasar bagi pengambil kebijakan dalam penyusunan strategi kedepan dalam upaya penurunan angka stunting di Kabupaten Banjar.
Adapun peserta yang hadir pada saat kegiatan ini adalah Kabid Kesmas Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, Kasi Kesga & Gizi Dinkes Kab. Banjar, pengelola program gizi Dinkes Kab. Banjar, pengelola program gizi 24 UPT. Puskesmas Se Kabupaten Banjar, Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan sebagai Nara Sumber, Kader Posyandu.

Kecamatan Peduli di tengah Pandemi Covid-19

Pemerintah Kabupaten Banjar Melalui Camat Cintapuri Darussalam dan karyawan kecamatan Cintapuri Darussalam menyerahkan bantuan sosial kepada warga yg positif swab dan pasca bersalin menjalani karantina mandiri di rumahnya, rabu 17 juni 2020.

Penanganan stunting melalui program Skrining Hypotiroid Kongenital (SHK) sekaligus sosialisasi protokol pelayanan ibu dan bayi baru lahit di era Pandemi COVID-19 di Kabupaten Banjar

Kegiatan pertemuan Sosialisasi Penanganan stunting melalui program Skrining Hypotiroid Kongenital (SHK) sekaligus sosialisasi protokol pelayanan ibu dan bayi baru lahir di era Pandemi COVID-19 di Kabupaten Banjar yang dilaksanakan di Hotel Fave Hotel pada hari Kamis, 4 Juni 2020 dilaksanakan oleh bidang Kesmas Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar. Dalam kegiatan ini peserta maupun pemateri menerapkan protokol wabah COVID-19 dengan aturan physical distancing serta menggunakan masker. Kegiatan pertemuan ini peserta berasal dari perwakilan Bidan Puskesmas Se-Kabupaten Banjar seluruh peserta
Hypotiroid kongenital adalah kondisi kekurangan hormon thyroid pada bayi baru lahir. Hormon thyroid berfungsi untuk mengatur produksi panas tubuh, dan berperan penting dalam proses metabolisme, pertumbuhan tulang, kerja jantung, syaraf serta pertumbuhan dan perkembangan otak. Kekurangan hormon ini akan mengakibatkan hambatan pertumbuhan (cebol) dan keterbelakangan mental. Tanda dan gejala kekurangan hormon ini pada bayi baru lahir seringkali tidak jelas sehingga diagnosis secara klinis sulit ditegakkan.
Skrining Hypotiroid Kongenital (SHK) adalah sebagai salah satu upaya dalam penurunan kasus stunting dengan melakukan penemuan dan pengobatan dini terhadap kelainan ini. Dalam kegiatan ini juga disampaikan protokol pelayanan ibu dan bayi baru lahir di saat ko. Penemuan kasus COVID-19 dilakukan pada ibu hamil di usia kehamilan 37 minggu atau lebih menjelang persalinan agar dapat direncanakan persalinan yang tepat sesuai kondisi ibu dan bayi.

Gowes Puskesmas Martapura 2 Peduli Corona

Pandemi Corona enggan pergi, seperti betah tak mau pulang, lonjakan pertambahan pasien positif di Kal-Sel pun terus bertambah, padahal usaha dan doa terus di lakukan untuk memutus rantai penyebaran virus Covid-19 ini. Kita semua berharap bukan hanya tenaga kesehatan yang berkomitmen untuk terus memerangi virus ini, namun semua komponen masyarakat baik ulama, umara semua bersatu padu dengan niat yang tulus, terus bergerak untuk keadaan masnyarakat Banua nan sehat. Puskesmas Martapura 2 beserta jajarannya, bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, Camat Martapura Kota, Polsek Martapura melaksanakan Gowes Keliling peduli Corona dengan aksi membagikan 50 buah Masker dan bingkisan bagi masyarakat yang kurang mampu tedampak wabah Virus Covid-19, dengan rute perjalanan, desa Keraton, Pasayangan, Tungkaran, dan Sungai Sipai, yang dilaksanakan pada hari Sabtu 06 Juni 2020.

Pertemuan Sosialisasi Kesehatan Olahraga, Sehat, Bugar, Produktif pada Masa Pandemi COVID-19

Bertempat di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, pada hari rabu tanggal 03 Juni 2020 dilaksanakan kegiatan pertemuan sosialisasi kesehatan olahraga pada masa pandemi covid-19 dengan tujuan meningkatkan pengetahuan petugas pengelola program kesehatan olahraga tentang aktifitas fisik selama masa pandemi covid-19 ini. Adapun kegiatan ini berlangsung dengan diawali dengan senam bersama dengan petugas PSC 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar di halaman kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, kemudian di sampaikan materi yang diharapklan agar dapat diterapkan program aktifitas fisik yang berkesinambungan di Puskesmas dan di desa. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan sistem imun petugas puskesmas dan masyarakat Kabupaten Banjar, terutama dlaam menangkal penyakit Virus Covid-19.
Dalam kegiatan ini yang berhadir adalah Kabid Kesmas Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, Kasi PL Dinkes Banjar, Pengelola program kesehatan olahraga Dinkes Kabupten Banjar, pengelola program kesehatan olahraga puskesmas se-Kabupaten Banjar, dan dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan sebagai pemateri.

Srikandi PSC 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar Beraksi

Pandemi Virus Corona/ Covid -19 masih belum berakhir, bahkan setiap hari angka positif di Indonesia semakin bertambah, meskipun pertambahannya mulai melambat namun kita harus tetap waspada, dengan di hembuskannya wacana “New Normal” oleh pemerintah ini memberi angin segar bagi perubahan tatanan kehidupan yang akan di hadapi ke arah perbaikan untuk semua aspek permasalahan yang di akibatkan oleh Si Corona ini, namun wacana ini bukan tanpa resiko, ini menjadi cambuk kepada kita khususya masyarakat Indonesia harus lebih mematuhi protokol-protokol kesehatan yang telah di tetapkan.
Perubahan ini juga tidak lepas dari kerjasama seluruh pihak seperti tenaga-tenaga Kesehatan yang selalu siap sedia, terus bekerja gigih guna berjuang menyembuhkan saudara-saudara kita yang terdampak dari Virus ini,tidak sedikit juga dari mereka yang terpapar, berstatus positif dan berakibat jatuhnya korban sampai meniggal dunia. Semoga amal dan ibadah dari rekan-rekan insan kesehatan yang meninggal mendapatkan tempat yang baik di sisiNya, menjadi Pahlawan kemanusian yang akan selalu di kenag sepajang masa.
Kabupaten Banjar salah Satu Kabupaten di Kalimantan Selatan, yang menjadi daerah zona merah penyebaran virus Corona dengan banyaknya masyarakatnya yang tepapar virus ini, Pemerintah bekerja dengan keras guna menekan, dan memutus mata rantai dari penyebaran virus ini dengan menerapkan beberapa aturan-aturan, disampin itu juga tenaga kesehatan yang berada di garda terdepan pun terus bekerja seperti di Puskesmas-puskesmas, rumah sakit dan tentunya PSC 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar yang selalu siap sedia melayani masyarakat dalam mengatasi permasalahan Kesehatan.
PSC 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar terdiri dari relawan-relawan kesehatan yang mempunyai dasar keilmuan kesehatan, seperti perawat dll, tidak hanya laki-laki, perempuan pun siap dan sigap dalam urusan pertolongan, dan bahkan dalam pandemi Corona ini Srikandi-Srikandi PSC 119 ini siap berkiprah dalam penanggulangan wabah Covid-19 di Kabupaten Banjar.

Tim PSC 119 Dinkes Kab. Banjar selalu bekerja optimal dalam upaya penanggulangan wabah COVID-19″

Sebagai salah satu garda terdepat dalam penanganan Virus Corona/Covid-19 PSC 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, selalu siap sedia memberikan pelayanan yang terbaik untuk misi kemanusian ini, jiwa raga serta waktu selalu di curahkan guna terciptanya rasa aman dan sehat, doa selalu di panjatkan, syukur selalu terucap, kadang lelah datang menghadang namun mereka tetap kokoh berdiri melawan semua ketertakutan yang menghadang.

Penyemprotan Desinfektan Setiap Ruangan di Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar

Hari Rabu, tgl 27 Mei 2020, Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar melaksanakan salah satu protokoler pencegahan Virus Covid-19 atau Corona yaitu penyemprotan desinfektan di seluruh ruangan yang ada di Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar.