Berita Dinkes Kabupaten Banjar

Penilaian Tenaga Kesehatan Teladan di Puskesmas Se Kabupaten Banjar Tahun 2022

Keberhasilan pelayanan kesehatan melalui Puskesmas sangat memberikan efek yang besar dalam mewujudkan Program Indonesia Sehat, untuk mendukung mutu pelayanan kesehatan di Puskesmas dibutuhkan SDM yang berkualitas. Agar terbentuk SDM yang berkualitas khususnya di Puskesmas, pemerintah mengadakan pemilihan Tenaga Kesehatan Teladan (Nakes Teladan) di Puskesmas Tingkat Nasional yang diharapkan dapat memberikan motivasi bagi para nakes untuk meningkatkan minat dan semangat serta memberikan penghargaan atas pengabdiannya di Puskesmas. Berdasarkan Permenkes Nomor 23 Tahun 2016 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pemberian Penghargaan bagi Tenaga Kesehatan Teladan di Puskesmas, pemilihan Nakes teladan di Puskesmas tingkat dipilih secara bertahap dari tingkat Kabupaten/Kota. Diawali dengan pemilihan Nakes Teladan ditingkat kabupaten Banjar yang disaring melalui tahap ujian tulis dan wawancara di Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar yang dilaksanakan pada hari Senin s/d Selasa tanggal 19 s.d 20 Mei 2022. Nakes teladan Puskesmas tahun 2022 yang terpilih di tingkat Kabupaten Banjar menjadi wakil dari Kabupaten Banjar dalam pemilihan nakes teladan di Puskesmas tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2022.
Penyelenggaran Penilaan Nakes Teladan di Puskesmas tingkat Kabupaten Banjar ini dilaksanakan di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, yang mana acara di buka langsung oleh Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar yaitu Ibu Siti Baidah, SE, M.AP mewakili Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, di hadiri juga Kepala Seksi Data, Infokes, dan SDMK Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar yaitu Bapak Sutiyono, S.AP, MM selaku penanggung jawab Kegiatan. Kegiatan yang berlangsung selama 2 hari ini melibatkan perwakilan 20 orang tenaga kesehatan dari berbagai profesi di Puskesmas se- Kabupaten Banjar. Adapun penilaain Nakes Teladan ini meliputi pengetahuan secara Inovasi, pengalaman kerja, pengabdian masyarakat, Kesekretariatan serta Pembelajaran sesuai dengan profesi-profesi yang di ikuti. Adapun Tim Penilai dalam kegiatan ini terdiri dari Kepala Bidang, Kepala Seksi, Perwakilan perhimpunan Profesi Kesehatan yang mewakili profesi penilaian.

Pembinaan dan Pendampingan Akreditasi Tim Pembina Cluster Binaan (TPCB) ke Puskesmas Kertak Hanyar

 

Selasa, 17 Mei 2022 bertempat di  UPT Puskesmas Kertak Hanyar Kabupaten Banjar dilaksanakanlah Pembinaan dan Pendampingan Akreditasi Tim Pembina Cluster Binaan (TPCB) ke Puskesmas Kertak Hanyar.

Sesuai dengan Permenkes No.46 tahun 2015 Tentang Akreditasi Puskesmas, Klinik Pratama, Tempat Praktik Dokter dan Dokter Gigi maka diadakan pembinaan Akreditasi oleh Tim Pembina Cluster Binaan (TPCB) yang bertujuan untuk meningkatkan mutu pelaksanaan pembinaan dari dinas Kesehatan kabupaten secara terpadu kepada puskesmas yang akan di akreditasi.

Adapun peserta yang hadir dalam acara tersebut adalah :

  1. Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar
  2. Kepala Puskesmas Kertak Hanyar
  3. Kasi Rujukan dan pembiayaan
  4. Kasi P2PTM
  5. Kasi Promkes
  6. Kasi Falmakes
  7. Pendamping UKP

Pelepasan Peserta Program Internship Dokter Indonesia (PIDI) Angkatan 3 Tahun 2021 Wahana RSUD Ratu Zalecha Martapura Kabupaten Banjar

 

Internship adalah pendidikan profesi utk pemahiran dan pemandirian dokter setelah lulus pendidikan dokter utk penyelarasan hasil pendidikan dgn kondisi di lapangan. Utk kepentingan para dokter agar sdh siap dan mahir kelak ketika praktik mandiri. Internship adalah konsekuensi UU praktek kedokteran, yg berdampak pada pendidikan dokter. Dimana mhs tidak boleh melakukan tindakan kedokteran, maka diadop pendidikan dokter berbasis kompetensi (KBK) dgn masa pendidikan dokter dipersingkat menjadi 5 tahun.

Untuk memenuhi satu tahapan lagi utk pemahiran dan pemandirian dokter yang memang diwajibkan oleh World Federation Of Medical Education lembaga pendidikan dokter di bawah WHO, diadakan PIDI. Rumah Sakit dan Puskesmas yg dijadikan wahana Internship telah di survey kelayakan oleh KIDI. Pendamping juga sudah dilatih oleh KIDI dengan akreditasi oleh Kemkes.

Kabupaten Banjar termasuk salah satu penerima Program Internship di tahun 2021 dengan jumlah Dokter Internship sebanyak 11 orang yang mana wahana yang di tempati sebanyak 3 tempat yaitu Rumah Sakit Ratu Zalecha Martapura, UPT. Puskesmas Martapura Timur dan UPT. Puskesmas Gambut yang mana setiap tempat tersebut ada 1 orang pendamping untuk Dokter Internship, pada hari Kamis tanggal 18 Mei bertempat di Aula Lantai 2 VIP Intan Rumah Sakit Ratu Zalecha di laksanakan Pelepasan para Dokter Intrenship Setelah 9 Bulan melaksanakan pengambilan sebagai Dokter Internship, acara tersebut di hadiri langsung oleh Direktur Umum Rumah Sakit Ratu Zalecha Martapura, Yaitu Bapak dr. H. Tofik Norman Hidayat, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar yang di wakili oleh Kepala Seksi Data, Infokes dan SDMK Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar Bapak Sutiyono, S.AP, MM dan perwakilan Pendamping dari dokter Internship yaitu dr. Sumirati dan juga para dokter Internship sebanyak 11 orang sebagai peserta dalam acara pelepasan tersebut.

 

Monitoring dan Evaluasi dan Diseminasi Program Gangguan Indera Fungsional (GIF) Indera Penglihatan dan Pendengaran Tahun 2021

Rabu, 18 Mei 2022 bertempat di Fave Hotel Banjarbaru dilaksanakan Monotoring dan Evaluasi Diseminasi Program Gangguan Indera Fungsional (GIF) Indera Penglihatan dan Pendengaran Tahun 2021 dimulai dengan laporan dari kepala seksi P2PTM dan Keswa Candra Galuh Tri Ardiani, S.ST serta dilanjutkan dengan arahan dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar drg. Yasna Khairina, MM. Pada kegiatan ini Kepala Dinas Kabupaten Banjar mengucapkan Terimakasih atas kehadiran peserta Monitoring dan Evaluasi dan Diseminasi Program Gangguan Indera Fungsional (GIF) Indera Penglihatan dan Pendengaran Tahun 2021. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar mengharapkan agar kegiatan hari ini dapat menunjang tugas pengelola program GIF Indera di puskesmas dan dapat menambah kesadaran masyarakat tentang pentingnya memeriksakan diri secara dini untuk mencegah gangguan indera penglihatan dan pendengaran.

Kepala Dinas juga berpesan agar petugas pengelola, petugas medis di puskesmas serta staf seksi P2PTM dan Keswa tetap semangat dan ikhlas dalam bekerja dengan disertai niat yang mulia yaitu melayani masyarakat. Dalam kegiatan ini peserta pertemuan mendapatkan materi tentang Gangguan Indera Penglihatan dari Dokter Spesialis Mata  dan materi tentang Gangguan Pendengaran dari Dokter Spesialis Telinga, Hidung dan Tenggorokan Rumah Sakit Umum Ratu Zalecha Martapura.

Pada kegiatan ini peserta pertemuan juga diberikan paparan data hasil capaian program GIF Indera berdasarkan data dari aplikasi SIPTM dan laporan riil dari puskesmas kepada petugas pengelola GIF Indera Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar. Berdasarkan data hasil capaian ini petugas pengelola program GIF Indera dapat melihat kinerja mereka selama Tahun 2021 dan semester I Tahun 2022. Dalam kesempatan ini mereka juga dapat menyampaikan kendala dan hambatan yang mereka hadapi di lapangan. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan capaian program dapat lebih ditingkatkan lagi untuk Tahun 2022.

Adapun maksud Tujuan dan Maksud dari kegiatan ini adalah

  1. Meningkatkan kapasitas petugas dalam memberikan pelayanan deteksi dini gangguan indera penglihatan dan pendengaran di puskesmas.
  2. Untuk menganalisa apakah program dan kegiatan deteksi dini gangguan indera fungsional ( indera penglihatan dan pendengaran)  yang sudah dilaksanakan sesuai dengan tujuan dan rencana awal (input, proses, output dan dampak) yang disusun.
  3. Untuk menganalisa dan mengevaluasi hasil capaian pelayanan deteksi dini gangguan indera fungsional ( indera penglihatan dan pendengaran) Tahun 2021.

Peserta dalam kegiatan ini adalah pengelola program GIF Indera Puskesmas Se-Kabupaten Banjar dan Satu orang tenaga medis/Dokter Puskesmas Se-Kabupaten Banjar.

Monitoring dan Evaluasi Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR) di Wilayah Kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar

Pada hari Kamis12 Mei 2022 bertempat K Five Café dan Resto Banjarbaru di jadikan tempat Monitoring dan Evaluasi Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR) di Wilayah Kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, adapun maksud dan tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk  meningkatkan kinerja SKDR dalam rangka meminimalisir kejadian luar biasa (KLB) dan Wabah oleh karena itu perlunya laporan yang lengkap dan tepat setiap minggunya dan respon signal peringatan dini dapat diverifikasi minimal kurang dari 24 jam.

Dalam kesempatan itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar Ibu drg. Yasna Khairina, MM menghimbau untuk memperhatikan kelengkapan, ketepatan, dan respon alert setiap minggunya dengan ini kita dapat melakukan deteksi dini baik sehingga kasus dapat terkendali dan penyakit potensi KLB dapat diminimalisir dan tertangulangi.

Peserta yng hadir dalam pertemuan itu adalah

  1. Surveilans Rumah Sakit se-Kab Banjar
  2. Surveians Puskesmas se-Kab Banjar

 

 

 

 

Monitoring dan Evaluasi Iva Test dan Diseminasi Krioterapi Tahun 2021

Bertembat di Fave Hotel Banjarbaru Rabu, 11 Mei 2022, dilaksanakan Monitoring dan Evaluasi Iva Test dan Diseminasi Krioterapi Tahun 2021. Yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar yang di hadir sebagai peserta adalah. Pengelola program IVA Puskesmas Se-Kabupaten Banjar dan satu orang tenaga medis/Dokter Puskesmas Se-Kabupaten Banjar dengan maksud dan tujuan kegiatan ini dilaksanakan adalah Untuk melihat apakah  program dan kegiatan pemeriksaan iva dan krioterapi  yang sudah dilaksanakan sesuai dengan tujuan dan rencana awal (input, proses, output dan dampak) yang disusun serta Untuk melihat, menganalisa dan mengevaluasi hasil capaian pelayanan pemeriksaan iva dan tata laksana krioterapi  Tahun 2021.

Kegiatan dilaksanakan di Aula Fave Hotel Banjarbaru dan dimulai dengan laporan dari kepala seksi P2PTM dan Keswa Candra Galuh Tri Ardiani, S.ST serta dilanjutkan dengan arahan dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar drg. Yasna Khairina, MM. Pada kegiatan ini Kepala Dinas Kabupaten Banjar mengucapkan Terimakasih atas capaian tertinggi yang diperoleh Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar dalam pemeriksaan IVA pada semester I (satu) Tahun 2022. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar mengharapkan agar karyawati  di puskesmas dan dinas kesehatan dapat menjadi contoh ( Role Model ) dengan rutin periksa IVA dan proaktif dalam memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang pentingnya memeriksakan diri secara dini untuk mencegah penyakit kanker serviks.

Kepala Dinas juga berpesan agar petugas pengelola, petugas medis di puskesmas serta staf seksi P2PTM dan Keswa terus – menerus memperbaharui ilmu tentang pemeriksaan iva dan kanker serviks serta tetap semangat dan ikhlas dalam bekerja dengan disertai niat yang mulia yaitu melayani masyarakat.

Dalam kegiatan ini peserta pertemuan mendapatkan materi tentang kanker serviks, teknis pemeriksaan IVA dan tata laksana krioterapi oleh Dokter Spesialis Obstetrik dan Ginekologi Rumah Sakit Umum Ratu Zalecha Martapura dan paparan data capaian program IVA berdasarkan laporan riil dari puskesmas kepada petugas pengelola IVA Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar.

Berdasarkan data hasil capaian ini petugas pengelola program IVA dapat melihat kinerja mereka selama Tahun 2021 dan semester I Tahun 2022. Dalam kesempatan ini mereka juga dapat menyampaikan kendala dan hambatan yang mereka hadapi di lapangan.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan capaian program dapat lebih ditingkatkan lagi untuk Tahun 2022 dan dapat mengurangi angka kematian akibat penyakit kanker serviks.

 

Sunatan Massal dan Bakti Sosial Kesehatan

Bertempat di Kecamatan Aluh-aluh Kabupaten Banjar, dilaksanakan kegiatan sunatan massal serta sosial pada hari selasa tanggal 26 April 2022, tentunya kegiatan ini disambut baik dan antusias oleh masyarakat yang berada di Kecamatan aluh-aluh, kegiatan berlangsung dengan tertib sesuai dengan agenda yang direncanakan dengan total peserta sunatan massal sebanyak 80 anak, adapun untuk pelaksanaan Bakti sosial pelayanan kesehatan bagi masyarakat wilayah kerja UPT. Puskesmas Aluh-aluh sebanyak 104 orang.
Sunatan massal dan bakti sosial ini adalah kegiatan yang dilaksanakan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Selatan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, yang mana Kegiatan ini di hadiri langsung oleh kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimatan Selatan yaitu Bapak dr. H. Diauddin, M.Kes, turut hadir jajaran tim pengerak PKK Provinsi Kalimantan Selatan, jajaran Kecamatan Aluh-aluh, juga Kepala Puskesmas Aluh-aluh beserta jajaran Dinas kesehatan Kabupaten Banjar di motori oleh bidang Pelayanan Kesehatan karena pelaksanaan berada di wilayah kerja Kabupaten Banjar.
Di dalam rangakaian acara tersebut juga di serahkan bingkisan bagi anak-anak yang melakukan sunatan Massal. Masyarakat juga berharap kegiatan-kegiatan seperti bisa tetap terus terlaksana (MN).

Penyuntikan Vaksin Covid-19 dari Sinovac

Kedatangan Vaksin Covid-19 dari Sinovac di Indonesia telah terlaksana, tentunya itu merupakan upaya yang di lakukan pemerintah untuk mencegah penularan virus Covid-19 lebih meluas, Vaksin yang di impor dari negeri tiongkok ini telah di lakukan uji klinis dengan beberapa tahapan dan mendapat izin edar dari BPOM juga dari MUI, sehingga Vaksin ini layak di berikan kepada masyarakat Indonesia, tak terkecuali di Kalimantan Selatan Kabupaten Banjar vaksin sudah mulai diberikan khususnya kepada para Nakes yang berada di wilayah Kabupaten Banjar. Beberapa hari yang lalu penyuntikan tahap kedua telah di lakukan yang di tandai di suntiknya kembali pa Sekda Banjar Bapak M. Hilman, kemudian Perwakilan dari Polres Banjar yaitu Bapak Wakapolres Banjar, Kepala Dinas Kesehatan Kab. Banjar dan Jajaran

Puncak HKN ke 56 Provinsi Kal-Sel Nakes Teladan/Berprestasi Kabupaten Banjar ber Jaya!

Peringatan Puncak HKN ke 56 di Provinsi Kalimantan Selatan dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 25 November 2020 bertempat di beberapa tempat secara daring, karena masih suasana Pandemi Covid-19, salah satu tempat pelaksanaan peringatan puncak HKN ini adalah di Aula Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, yang di hadiri oleh para penerima penghargaan Para tenaga Kesehatan Teladan/berprestasi Se-Kalimantan Selatan salah satu Kabupaten/Kota yang beruntung menerima penghargaan yaitu Kabupaten Banjar dari 6 Kabupaten/Kota yang berhadir dengan 5 Nakes yang mendapatkan penghargaan yaitu Juara 1 satu orang, Juara 2 Satu orang, dan 3 orang juara 1 orang, dengan begitu Kabupaten Banjar untuk tahun 2020 ini mendapatkan kategori yang cukup banyak. Dalam rangkaian acara tersebut penghargaan langsung di serahkan oleh kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan yaitu Bapak Bapak Dr. H. Muhammad muslim, S.Pd, M.Kes.