Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar menggelar kegiatan Peningkatan Kapasitas Kader Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Tingkat Kabupaten Banjar Tahun 2026, Selasa (2/6/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat peran kader sebagai ujung tombak promosi kesehatan dalam mendorong masyarakat menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Kegiatan yang dilaksanakan melalui Bidang Kesehatan Masyarakat tersebut diikuti kader kesehatan dari berbagai desa dan kelurahan di Kabupaten Banjar. Selain meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader, kegiatan ini juga menjadi sarana penguatan sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan kesehatan.

Kepala Seksi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, Dr. Rusmasari Marisya, SKM, M.AP, dalam laporannya menyampaikan bahwa kader kesehatan memiliki peran penting sebagai agen perubahan di tengah masyarakat. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas kader perlu dilakukan secara berkelanjutan agar pesan-pesan kesehatan dapat tersampaikan secara efektif kepada masyarakat.

Kegiatan dibuka oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar yang mewakili Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, Dr. H. Noripansyah, S.Si.T., M.KM.

Dalam sambutannya, Noripansyah menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan kesehatan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan tenaga kesehatan, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif masyarakat melalui peran kader kesehatan.

“Kader kesehatan merupakan mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. Kami berharap para kader dapat menjadi penggerak, motivator, sekaligus edukator kesehatan di lingkungan masing-masing,” ujarnya.

Menurutnya, penerapan PHBS merupakan salah satu upaya penting dalam mencegah berbagai penyakit, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta menciptakan lingkungan yang sehat dan produktif. Karena itu, keberadaan kader kesehatan di tingkat desa dan kelurahan menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan program-program kesehatan.

Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan materi mengenai konsep PHBS, strategi pemberdayaan masyarakat, teknik komunikasi dan edukasi kesehatan, serta penguatan peran kader dalam mendukung program kesehatan prioritas di Kabupaten Banjar.

Melalui kegiatan ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar berharap para kader dapat mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh di wilayah masing-masing sehingga mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat secara berkelanjutan.

Penguatan kapasitas kader kesehatan merupakan bagian dari upaya promotif dan preventif yang terus dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar guna mewujudkan masyarakat yang sehat, mandiri, dan berdaya.