Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar melalui Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) melaksanakan kegiatan Pengenalan dan Sosialisasi Saka Bakti Husada (SBH) sebagai upaya menumbuhkan minat generasi muda untuk berperan aktif dalam pembangunan kesehatan melalui Gerakan Pramuka (22/07/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh 50 peserta yang berasal dari tujuh sekolah di Kabupaten Banjar. Sosialisasi menjadi langkah awal dalam memperkenalkan Saka Bakti Husada sekaligus menjaring calon anggota melalui mekanisme rekrutmen terbuka.

Dalam laporan panitia disampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar dalam mempersiapkan kader-kader kesehatan muda yang nantinya akan berkontribusi mendukung berbagai program kesehatan di masyarakat.

Mewakili Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, panitia juga menyampaikan permohonan maaf karena Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar belum dapat hadir akibat agenda kedinasan, sementara Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat berhalangan hadir karena kondisi kesehatan.

Dalam sambutannya dijelaskan bahwa Saka Bakti Husada merupakan satuan karya Pramuka yang memiliki fokus pembinaan di bidang kesehatan. Melalui wadah tersebut, para anggota akan dibekali pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman untuk menjadi kader kesehatan yang mampu membantu puskesmas dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

“Saka Bakti Husada merupakan wadah pembinaan bagi generasi muda yang memiliki kepedulian terhadap kesehatan. Melalui kegiatan ini kami berharap adik-adik dapat menjadi kader kesehatan yang nantinya mampu menjadi perpanjangan tangan Dinas Kesehatan dan puskesmas dalam mengedukasi serta menggerakkan masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup sehat.”

Selain mendapatkan materi dasar kepramukaan, peserta juga diperkenalkan dengan berbagai krida atau bidang pengabdian di Saka Bakti Husada, meliputi Krida Bina Lingkungan Sehat, Krida Bina Keluarga Sehat, Krida Penanggulangan Penyakit, Krida Bina Gizi, Krida Bina Obat, serta Krida Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Melalui berbagai krida tersebut, anggota Saka Bakti Husada diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang aktif dalam mendukung program-program kesehatan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Kegiatan juga menghadirkan Fauzi, SST., M.Kes., selaku Ketua Harian Kwartir Saka Bakti Husada Cabang Banjar, sebagai narasumber utama. Selain penyampaian materi mengenai organisasi dan peran Saka Bakti Husada, peserta memperoleh praktik baik (best practice) dari Gugus Depan atau Pangkalan UPTD Puskesmas Martapura sebagai contoh pelaksanaan kegiatan Saka Bakti Husada yang aktif dan berkelanjutan.

Melalui sosialisasi ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar berharap semakin banyak generasi muda yang tertarik bergabung dalam Saka Bakti Husada sehingga dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan.

Ke depan, rekrutmen anggota Saka Bakti Husada akan terus diperluas melalui puskesmas dan sekolah-sekolah di Kabupaten Banjar agar pembinaan kader kesehatan remaja dapat menjangkau lebih banyak peserta serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.