Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar terus memperkuat upaya pencegahan penyakit tidak menular melalui peningkatan deteksi dini hipertensi di seluruh wilayah. Hal ini disampaikan dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Hipertensi serta Upaya Peningkatan Deteksi Dini Hipertensi yang digelar baru-baru ini.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, Dr. H. Noripansyah, S.Si.T., MKM, mengungkapkan bahwa capaian deteksi dini hipertensi di Kabupaten Banjar menunjukkan hasil yang membanggakan. Kabupaten Banjar berhasil meraih peringkat ke-2 dengan jumlah deteksi dini terbanyak se-Provinsi Kalimantan Selatan, dengan total skrining mencapai 139.791 orang.

“Capaian ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi seluruh tenaga kesehatan, puskesmas, serta dukungan masyarakat. Ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus meningkatkan upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar juga memberikan apresiasi kepada para tenaga kesehatan dan fasilitas pelayanan kesehatan yang menunjukkan kinerja terbaik.

Untuk kategori Pengelola Program Berkinerja dan Disiplin Terbaik Tahun 2026, penghargaan diberikan kepada dr. Firdausi Riskiviawinanda atas dedikasi dan komitmennya dalam menjalankan program hipertensi.

Sementara itu, untuk kategori Puskesmas dengan Persentase Deteksi Dini Tertinggi Tahun 2025, penghargaan diraih oleh UPTD Puskesmas Beruntung Baru sebagai peringkat pertama, disusul UPTD Puskesmas Telaga Bauntung di posisi kedua, dan UPTD Puskesmas Sungai Tabuk 2 di posisi ketiga.

Adapun kategori Puskesmas dengan Jumlah Deteksi Dini Terbanyak Tahun 2025, UPTD Puskesmas Martapura 1 berhasil meraih peringkat pertama, diikuti UPTD Puskesmas Sungai Tabuk 1 di posisi kedua, serta UPTD Puskesmas Gambut di posisi ketiga.

Dr. Noripansyah menegaskan bahwa deteksi dini hipertensi sangat penting untuk menekan angka kesakitan dan kematian akibat penyakit tidak menular. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk terus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.

“Deteksi dini adalah langkah penting untuk mencegah komplikasi yang lebih serius. Mari kita bersama-sama mempertahankan capaian ini dan terus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Banjar,” tutupnya.