MARTAPURA — Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar menerima peserta Program Internsip Dokter Indonesia (PIDI) Angkatan 3 Tahun 2026 dalam kegiatan penerimaan dan koordinasi yang dilaksanakan pada Senin (5/10/2026).

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya mempersiapkan peserta dalam menjalani masa internsip sekaligus memperkuat koordinasi antara dokter internsip, dokter pembimbing, puskesmas, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar.

Dalam arahannya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, Dr. H. Noripansyah, menekankan pentingnya keseriusan peserta dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan di wahana penempatan masing-masing. Ia juga mengingatkan agar para dokter internsip mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja, menjaga kesehatan, serta membangun komunikasi dan koordinasi yang baik dengan tenaga kesehatan di puskesmas maupun pihak dinas kesehatan.

Menurutnya, keberadaan dokter internsip memiliki peran penting dalam mendukung pelayanan kesehatan, khususnya di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama. Dengan demikian, peserta diharapkan dapat menjalani proses internsip secara optimal sekaligus memperoleh pengalaman dan pembelajaran yang bermanfaat dalam pengembangan kompetensi profesi.

Kabupaten Banjar memiliki wilayah pelayanan kesehatan dengan karakteristik dan jarak yang beragam. Oleh karena itu, peserta diharapkan dapat menyesuaikan diri dengan kondisi wilayah serta memanfaatkan kesempatan internsip untuk mengenal lebih dekat kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat.

Selain arahan mengenai penempatan dan pelaksanaan kegiatan, pertemuan juga diisi dengan perkenalan dokter pembimbing dan gambaran masing-masing wahana, perkenalan peserta internsip, serta penyampaian informasi administrasi terkait pembayaran insentif daerah oleh tim SDMK Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar.