MARTAPURA — Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar memperkuat koordinasi dan kolaborasi lintas sektor dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan usia produktif, khususnya melalui pencegahan dan pengendalian kanker serviks serta kanker payudara.

Upaya tersebut dibahas dalam Pertemuan Rapat Koordinasi Program Pelayanan Kesehatan Usia Produktif yang diselenggarakan di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, dengan melibatkan Tim Penggerak PKK Kabupaten Banjar, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Banjar, Ketua TP PKK Kecamatan, serta pengelola program kanker serviks dan kanker payudara se-Kabupaten Banjar.

Kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antarpihak dalam mendukung peningkatan cakupan skrining kanker serviks dan kanker payudara di Kabupaten Banjar.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, Dr. H. Noripansyah, S.Si.T., M.KM., menyambut baik pelaksanaan rapat koordinasi tersebut. Ia menekankan pentingnya keterlibatan berbagai pihak dalam menyebarluaskan informasi kesehatan dan mendorong masyarakat untuk melakukan pemeriksaan secara dini.

Menurutnya, Dinas Kesehatan tidak dapat bekerja sendiri dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Dukungan organisasi perempuan, termasuk TP PKK dan DWP, sangat diperlukan untuk menggerakkan anggota organisasi hingga masyarakat luas agar semakin peduli terhadap upaya pencegahan penyakit.

“Usia produktif memiliki peran yang sangat penting dalam keluarga, perekonomian, dan pembangunan bangsa. Karena itu, upaya pencegahan dan pengendalian penyakit harus terus diperkuat melalui pembudayaan perilaku hidup sehat serta dukungan seluruh pihak,” ujarnya.

Salah satu fokus pembahasan dalam kegiatan ini adalah peningkatan skrining kanker serviks melalui pemeriksaan HPV DNA dengan metode self-sampling. Metode tersebut memungkinkan perempuan mengambil sampel secara mandiri sesuai petunjuk tenaga kesehatan, sehingga diharapkan dapat memberikan kemudahan dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemeriksaan.

Selain kanker serviks, skrining kanker payudara juga menjadi perhatian dalam upaya deteksi dini penyakit tidak menular. Melalui keterlibatan TP PKK dan DWP, diharapkan informasi mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan dapat menjangkau lebih banyak perempuan di Kabupaten Banjar.

Kepala Dinas Kesehatan juga berharap kegiatan ini dapat segera ditindaklanjuti melalui pelaksanaan pemeriksaan dan vaksinasi sesuai program serta kesiapan pelayanan yang ada.

Pertemuan turut menghadirkan narasumber dari berbagai bidang, termasuk tenaga ahli kebidanan dan kandungan, laboratorium, serta Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan untuk memberikan pemahaman terkait program dan pelaksanaan skrining.

Melalui rapat koordinasi ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar berharap terbangun komitmen bersama dalam memperluas akses pelayanan kesehatan usia produktif, meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap deteksi dini, serta mendukung upaya pencegahan kanker serviks dan kanker payudara secara berkelanjutan.

Kolaborasi lintas sektor diharapkan menjadi langkah nyata dalam mewujudkan masyarakat Kabupaten Banjar yang lebih sehat dan produktif.