Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, Dr. H. Noripansyah, S.Si.T., M.KM., menekankan pentingnya penerapan higiene dan sanitasi makanan sebagai upaya menjaga keamanan pangan serta mencegah penyakit akibat makanan.
Hal tersebut menjadi bagian dari materi Penyelenggaraan Pelatihan Penjamah Makanan (Food Handler Course) dengan tema Higiene Sanitasi Makanan dan Penyakit Akibat Makanan yang disampaikan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar.
Dalam penyelenggaraan makanan, penjamah makanan memiliki peran penting untuk memastikan pangan yang diolah, disimpan, dan disajikan tetap aman serta memenuhi persyaratan higiene sanitasi. Penerapan praktik yang benar perlu dilakukan pada setiap tahapan pengelolaan makanan, mulai dari kebersihan diri, penggunaan peralatan, pemilihan bahan pangan, hingga proses penyimpanan dan penyajian.
Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan dapat meningkatkan pemahaman mengenai prinsip higiene sanitasi makanan, mengenali risiko kontaminasi, serta menerapkan langkah pencegahan penyakit yang dapat ditularkan melalui makanan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, Dr. H. Noripansyah, S.Si.T., M.KM., dalam materi tersebut menekankan bahwa keamanan pangan tidak hanya bergantung pada kualitas bahan makanan, tetapi juga pada perilaku dan tanggung jawab orang yang menangani makanan.
Penerapan higiene sanitasi secara konsisten menjadi salah satu langkah penting untuk melindungi kesehatan masyarakat, sekaligus mendukung tersedianya makanan yang aman dan layak dikonsumsi.
Melalui kegiatan pelatihan penjamah makanan, Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar terus mendorong peningkatan pengetahuan dan penerapan praktik pengelolaan pangan yang memenuhi prinsip higiene sanitasi, sebagai bagian dari upaya mewujudkan masyarakat yang sehat dan terlindungi dari risiko penyakit akibat makanan.





Tinggalkan Balasan