Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, Dr. H. Noripansyah, S.Si.T., M.KM., didampingi Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Marzuki, S.KM., M.M., bersama tim Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, melakukan peninjauan kelayakan bangunan pada sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan, yakni UPTD Puskesmas Mataraman, UPTD Puskesmas Simpang Empat 1, dan UPTD Puskesmas Simpang Empat 2.
Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi sarana dan prasarana Puskesmas, sekaligus mengidentifikasi kebutuhan pemeliharaan, perbaikan, maupun peningkatan fasilitas guna mendukung pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Dalam peninjauan lapangan, ditemukan sejumlah bagian bangunan yang telah berusia cukup lama dan memerlukan perhatian lebih lanjut, baik dari aspek kondisi fisik maupun pemeliharaannya. Hasil peninjauan tersebut menjadi bahan evaluasi untuk menentukan kebutuhan penanganan dan pengembangan sarana prasarana ke depan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, Dr. H. Noripansyah, S.Si.T., M.KM., mengatakan, peninjauan lapangan penting dilakukan untuk memperoleh gambaran nyata mengenai kondisi fasilitas yang digunakan dalam pelayanan kesehatan.
“Kita ingin melihat langsung kondisi bangunan dan sarana yang ada di Puskesmas. Dari hasil peninjauan ini, kita dapat mengidentifikasi bagian-bagian yang membutuhkan pemeliharaan, perbaikan, maupun peningkatan,” ujarnya.
Menurutnya, hasil peninjauan tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan perencanaan Dinas Kesehatan dalam meningkatkan kualitas sarana pelayanan kesehatan.
“Untuk Puskesmas yang kondisi bangunannya memerlukan penanganan, tentu akan kita lihat dan prioritaskan sesuai tingkat kebutuhan. Usulan perbaikan maupun pembangunan dapat disampaikan melalui proses perencanaan daerah, termasuk melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang),” jelasnya.
Ia menambahkan, peningkatan sarana dan prasarana Puskesmas merupakan bagian penting dalam mendukung terselenggaranya pelayanan kesehatan yang aman, nyaman, dan optimal bagi masyarakat.
“Kita berharap melalui perencanaan yang baik, kebutuhan sarana dan prasarana Puskesmas dapat ditangani secara bertahap sesuai prioritas dan kemampuan daerah,” pungkasnya





Tinggalkan Balasan