Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar menggelar Pertemuan Penguatan Peningkatan Skrining Penyakit Tidak Menular (PTM) Prioritas pada Kamis (09/07/2026) di Guest House Sultan Sulaiman. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi lintas program dalam meningkatkan kualitas skrining penyakit tidak menular sekaligus mengoptimalkan pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di seluruh wilayah Kabupaten Banjar.

Sebanyak 130 peserta mengikuti kegiatan tersebut, terdiri atas Kepala Puskesmas se-Kabupaten Banjar, pengelola PTM, pengelola Cek Kesehatan Gratis (CKG), pengelola kesehatan gigi dan mulut, pengelola PALM, tenaga laboratorium, serta perwakilan lintas program di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar.

Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi dan komunikasi antara Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar dengan seluruh Puskesmas agar pelaksanaan skrining PTM prioritas dapat berjalan lebih optimal. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk menyamakan persepsi, meningkatkan kolaborasi lintas program, serta memperkuat dukungan tenaga laboratorium dalam pelaksanaan skrining.

Kegiatan menghadirkan sejumlah narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan yang memaparkan materi mengenai program kesehatan gigi dan mulut serta penggunaan aplikasi ASIK dalam pelaporan program kesehatan. Selain itu, Ketua Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Provinsi Kalimantan Selatan turut memberikan materi terkait dukungan profesi terhadap peningkatan skrining PTM prioritas. Peserta juga memperoleh sesi berbagi pengalaman dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu mengenai implementasi skrining PTM, Program Cek Kesehatan Gratis, dan Integrasi Layanan Primer (ILP).

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, Dr. H. Noripansyah, S.Si.T., M.KM. Dalam sambutannya, beliau mengapresiasi dedikasi seluruh tenaga kesehatan yang telah bekerja keras menyukseskan pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis di Kabupaten Banjar.

Beliau menyampaikan bahwa berdasarkan capaian pelaporan terbaru, Kabupaten Banjar berhasil menjadi daerah dengan jumlah input Cek Kesehatan Gratis (CKG) tertinggi di Provinsi Kalimantan Selatan. Hingga awal Juli 2026, jumlah masyarakat yang telah tercatat dalam program tersebut telah mencapai lebih dari 102 ribu orang, melampaui capaian sebagian besar kabupaten/kota lainnya di Kalimantan Selatan.

Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh Puskesmas yang secara konsisten melaksanakan pelayanan sekaligus melakukan pelaporan data melalui sistem yang telah ditetapkan.

“Kabupaten Banjar memiliki capaian yang sangat baik dari sisi jumlah pelaporan. Ini menunjukkan kerja keras seluruh jajaran Puskesmas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan atas dedikasi yang luar biasa,” ujarnya.

Kepala Dinas juga memberikan apresiasi kepada seluruh Puskesmas, khususnya Puskesmas Martapura 1 yang menjadi salah satu kontributor terbesar dalam pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis dengan capaian pelaporan yang sangat tinggi.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa tantangan ke depan bukan hanya meningkatkan jumlah masyarakat yang menjalani skrining, tetapi juga memastikan kualitas dan validitas data. Perubahan domisili penduduk yang belum diikuti pembaruan data administrasi kependudukan masih menjadi salah satu kendala dalam pencapaian persentase cakupan skrining.

Lebih lanjut, Dr. H. Noripansyah menegaskan bahwa pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis tidak boleh berhenti pada proses skrining maupun penginputan data semata. Hasil skrining harus ditindaklanjuti agar masyarakat yang memiliki faktor risiko maupun penyakit dapat memperoleh pelayanan kesehatan secara berkesinambungan.

Untuk mendukung hal tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar melalui Bidang Pelayanan Kesehatan tengah menyiapkan inovasi yang akan memperkuat pemantauan tindak lanjut hasil skrining sehingga proses pelayanan tidak berhenti pada tahap pencatatan, tetapi berlanjut hingga pemantauan kondisi kesehatan masyarakat.

Beliau juga mengajak seluruh peserta untuk terus memperkuat komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi lintas program sebagai kunci keberhasilan pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis maupun skrining PTM prioritas yang merupakan bagian dari program prioritas nasional.

“Melalui kegiatan ini mari kita bangun budaya kerja yang semakin baik, memperkuat komunikasi antarprogram, dan menjadikan setiap pelayanan yang kita berikan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Dengan kebersamaan dan komitmen yang kuat, kita optimistis kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Banjar akan terus meningkat,” pesannya.

Melalui pertemuan ini diharapkan terbangun komitmen bersama seluruh jajaran Dinas Kesehatan dan Puskesmas dalam memperkuat implementasi skrining PTM prioritas, meningkatkan cakupan Program Cek Kesehatan Gratis, serta mewujudkan pelayanan kesehatan yang lebih efektif, berkualitas, dan berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Banjar.