Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, Dr. H. Noripansyah, S.Si.T., M.KM., mengikuti kegiatan Evaluasi dan Penguatan Layanan Penyelenggaraan Ibadah Haji Provinsi Kalimantan Selatan dan Embarkasi Banjarmasin Tahun 1447 H/2026 M yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Kalimantan Selatan di Grand Maya Hotel Banjarmasin, Kamis (9/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 9–10 Juli 2026, ini menjadi forum evaluasi bagi seluruh pemangku kepentingan untuk meninjau pelaksanaan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M secara menyeluruh. Evaluasi mencakup seluruh tahapan pelayanan, mulai dari persiapan, pemberangkatan, pelayanan di embarkasi, pemulangan jemaah, hingga pelayanan pascaoperasional.

Forum ini juga bertujuan mengidentifikasi berbagai capaian, kendala, dan hambatan selama operasional haji, sekaligus memperkuat koordinasi, sinergi, dan kolaborasi antarinstansi agar penyelenggaraan ibadah haji ke depan semakin efektif, efisien, terpadu, dan akuntabel.
Sekitar 110 peserta mengikuti kegiatan tersebut yang terdiri atas berbagai pemangku kepentingan penyelenggaraan ibadah haji, di antaranya Kementerian Haji dan Umrah, Dinas Kesehatan provinsi dan kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan, Balai Kekarantinaan Kesehatan, Imigrasi, Bea Cukai, pemerintah daerah, pengelola embarkasi, maskapai penerbangan, serta instansi terkait lainnya.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Kalimantan Selatan, Dr. H. Eddy Khairani Z., M.Pd.I., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan yang telah berkolaborasi dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026. Menurutnya, keberhasilan operasional haji merupakan hasil kerja bersama berbagai instansi, termasuk sektor kesehatan, yang berperan penting dalam memberikan pelayanan kepada jemaah sejak tahap persiapan hingga kepulangan.
Bagi Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, keikutsertaan dalam forum evaluasi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mendukung pelayanan kesehatan jemaah haji. Hasil evaluasi dan rekomendasi yang dihasilkan diharapkan menjadi bahan penyempurnaan pelayanan kesehatan haji di Kabupaten Banjar, mulai dari pembinaan kesehatan, pemeriksaan kesehatan calon jemaah, hingga koordinasi selama proses penyelenggaraan ibadah haji.
Melalui forum ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi jemaah haji, sehingga penyelenggaraan ibadah haji pada tahun-tahun mendatang dapat berjalan lebih baik, aman, dan memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.





Tinggalkan Balasan