MARTAPURA — Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar menggelar Rapat Evaluasi Capaian Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, Kamis (27/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, dr. H. Noripansyah, S.Sit., M.Km., bersama jajaran pengelola program BOK dan perwakilan puskesmas se-Kabupaten Banjar.

Rapat dilaksanakan sebagai bagian dari upaya mengevaluasi capaian pelaksanaan BOK sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang masih dihadapi dalam pelaksanaan kegiatan dan realisasi anggaran.

Dalam arahannya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar menekankan pentingnya percepatan pelaksanaan kegiatan BOK. Berdasarkan hasil evaluasi, capaian BOK pada tahap I dan II masih berada di bawah 35 persen. Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bersama agar pelaksanaan kegiatan dapat segera digenjot dan tidak berdampak terhadap proses penyaluran tahap berikutnya.

“Kalau tahap tiga tidak bisa tersalurkan, tentu akan merugikan kita bersama. Karena itu, sampaikan kendalanya. Kalau ada yang perlu kita bantu, mari kita cari solusinya bersama,” ujarnya.

Selain mengevaluasi capaian anggaran, rapat juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen terhadap kedisiplinan pegawai di lingkungan puskesmas. Kepala Dinas mengingatkan seluruh jajaran untuk menjaga kedisiplinan jam kerja dan waktu istirahat serta tetap memberikan pelayanan secara optimal kepada masyarakat.

Menurutnya, berbagai laporan terkait kedisiplinan pegawai perlu menjadi perhatian bersama. Hal tersebut sekaligus menjadi pengingat agar seluruh tenaga kesehatan dan pegawai tetap menjaga profesionalisme dalam menjalankan tugas.

“Buhan pian sudah berusaha dan bekerja bersama-sama. Mari kita sama-sama menjaga disiplin dan mencegah hal-hal yang dapat menimbulkan laporan,” pesannya.

Ia juga meminta setiap puskesmas menyampaikan secara terbuka kendala yang menyebabkan rendahnya capaian BOK, baik dari sisi pelaksanaan kegiatan maupun administrasi. Dengan demikian, Dinas Kesehatan dapat memberikan pendampingan dan mencari solusi secara bersama-sama.

Melalui rapat evaluasi tersebut, Dinkes Banjar berharap seluruh puskesmas dapat meningkatkan capaian BOK, mempercepat pelaksanaan kegiatan, serta memastikan penggunaan anggaran berjalan efektif, tertib administrasi dan sesuai dengan ketentuan.

Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung keberlanjutan program kesehatan sekaligus memastikan anggaran BOK benar-benar memberikan manfaat bagi peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat di Kabupaten Banjar.